Senin, 26 Januari 2026

Install dan Konfigurasi DNS Server di Linux Debian 12

JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI

Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan TelekomunikasiSistem Operasi Jaringan12.04/SOJ/2526
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 2Domain Name Server8 x 45 Menit



Nama JobsheetTanggal Praktikum
Konfigurasi Domain Name ServerJanuari 2026
Nama SiswaKode Score
924 Raffi Arya Syahputra

I. TUJUAN
1. Siswa memahami Infrastruktur Jaringan Virtual
2. Siswa memanajemen Paket Sistem
3. Siswa mampu membangun DNS Server

 

II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 11 
III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA

Instalasi DNS

Pada tahap ini sebelumnya harus memastikan sudah melakukan tahapan 1 hingga 4. Selanjutnya kita bisa memulai menginstal dengan mengetikkan perintah #apt install bind9 perhatikan tampilan berikut.


Konfigurasi DNS

Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi, ada 4 file yang harus dikonfigurasi yaitu :
  1. Konfigurasi File Forward di file db.local yang sudah copy
  2. Konfigurasi File Reserve di file db.127 yang sudah copy
  3. Mendeklarasikan Zone Domain di file named.conf.default-zones
  4. Menambahkan nameserver di file resolv.conf

Ikuti langkah-langkah berikut :

1. Semua file konfigurasi untuk DNS tersimpan dalam direktory atau folder /etc/bind. 
Karena hal itu untuk mempermudah konfigurasi, kita bisa masuk terlebih dahulu ke folder tersebut dengan perintah seperti ini #cd /etc/bind

 


2. Kemudian lihat isi file di dalamnya dengan perintah #ls


3. Lakukan konfigurasi File Forward

File raffi memiliki fungsi untuk memetakan nama domain ke ip address. Sebelum mengkonfigurasi file raffi, kita perlu membuat file konfigurasinya dahulu dengan cara menduplikasi file raffi yang sudah ada. Lakukan langkah-langkah berikut :

a. Copy terlebih dahulu file db.127 dan beri nama yang berbeda misalnya db.raffi dengan perintah #cp db.127 db.raffi kemudian lihat kembali isi foldernya dengan perintah #ls


b. Buka file db.raffi dengan perintah #nano db.raffi

c. Sebelum mulai langkah ini kita harus menyiapkan nama domain terlebih dahulu misalnya kita akan membuat domain dengan nama manabu.net. Garis bawah warna merah adalah nama domain diakhiri dengan titik (.), sedangkan warna kuning adalah ip dari server (debian). 

Setelah diubah script menjadi seperti berikut, kemudian simpan dengan perintah CTRL + X > ketik Y > Enter 


4. Konfigurasi File Reserve

File 192 merupakan kebalikan dari file raffi, yakni memetakan ip address ke nama domain.

 

a. Buka file db.192 dengan perintah #nano db.reverse.Configurasikan sesuai seperti pada gambar di bawah ini.



Setelah diubah script menjadi seperti berikut, kemudian simpan dengan perintah CTRL + X > ketik Y > Enter


5. Mendefinisikan Zone Domain

Pada bagian ini kita akan mendefinisikan zona-zona untuk domain yang akan kita gunakan. Di dalam zona ini kita tentukan file forward dan file reverse mana yang akan dipakai dan di-load oleh server dns.

a. Buka file dengan nama named.conf.default-zones dengan perintah #nano named.conf.default-zones



6. Menambahkan nameserver

Agar domain yang sudah kita setting dapat dikenali di dalam jaringan, maka kita perlu mengkonfigurasi ip dns yang digunakan oleh setiap host. Lakukan langkah-langkah berikut :

a. Buka file resolv.conf dengan ketik #nano /etc/resolv.conf

b. Tambahkan script seperti tulisan warna putih dibawah ini. 

Setelah ditambah script menjadi seperti berikut, kemudian simpan dengan perintah CTRL + X > ketik Y > Enter

7. Pengujian DNS

a. ketik #nslookup 192.168.124.3 dan #nslookup raffi.net

 





Pengujian menggunakan dnsutils di PC host lakukan langkah-langkah berikut :

a. Pertama hubungkan VM dengan PC host

Langkah bisa lihat link disini. Setting IP address pada client menjadi satu subnet dengan IP address server (debian). IP server (debian) yang kita gunakan adalah 192.168.124.3 maka pada IP address client bisa kita isikan yang satu subnet misalnya 192.168.124.1 saja. 

Sedangkan pada DNS server diisi dengan IP address server (debian) yaitu 192.168.124.3

 



b. kemudian ketik #nslookup 192.168.124.3 dan #nslookup raffi.net

 



Jika tampilan hasil pengujian tidak ada error dan sesuai seperti contoh, maka artinya konfigurasi DNS kita berhasil. Untuk latihan Anda bisa mengganti IP address. Selamat mencoba, semoga manfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kelompok 3

  Konsep Dasar Samba Pada Debian 12   Gambar 423 Samba 1. Pengertian Samba Samba  adalah  perangkat lunak open-source  yang memungkinkan  ko...